LIDIK NEWS. COM | LEMBATA – Pelantikan Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., M.B.A. sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat sambutan positif dari berbagai daerah, termasuk dari Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dari wilayah kepulauan di ujung tenggara Indonesia itu, harapan besar disampaikan agar kepemimpinan baru mampu memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di daerah-daerah terpencil.
Ucapan selamat disampaikan oleh Stephen Wundiawan, salah seorang fungsionaris Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Lembata. Menurutnya, kepemimpinan Sudaryono diyakini akan membawa Badan Gizi Nasional menjadi lembaga yang semakin profesional, tertata, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Selamat dan proficiat kepada Mas Dar. Kami berharap Badan Gizi Nasional semakin maju, manajemennya semakin baik, dan pelayanan kepada anak-anak Indonesia sebagai penerima manfaat program gizi nasional semakin maksimal,” ujar Stephen di Lembata, Sabtu (25/7/2026).
Stephen yang juga menjabat sebagai Ketua Bintang Olimpic Indonesia menilai Sudaryono merupakan figur muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan, pengalaman, dan latar belakang pendidikan yang kuat untuk mengemban amanah tersebut.
“Mas Dar adalah sosok pemimpin muda yang memiliki leadership yang baik serta kemampuan manajerial yang mumpuni. Kami optimistis di bawah kepemimpinannya, Badan Gizi Nasional akan semakin berkembang dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Stephen berharap perhatian pemerintah terhadap daerah-daerah terpencil semakin ditingkatkan melalui penambahan jumlah dapur MBG. Menurutnya, keberadaan dapur MBG tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Ia menjelaskan bahwa selama pelaksanaan program MBG di Lembata, kebutuhan bahan pangan sebagian besar dipenuhi langsung dari petani, peternak, dan nelayan setempat. Sayuran, buah-buahan, ayam, hingga hasil tangkapan ikan dibeli langsung dari para produsen lokal sehingga menciptakan perputaran ekonomi yang lebih sehat.
“Keberadaan dapur MBG memberikan manfaat ganda. Selain memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, program ini juga membuka pasar bagi hasil pertanian, peternakan, dan perikanan masyarakat. Semakin banyak dapur yang beroperasi, semakin besar pula peluang kerja yang tercipta dan semakin kuat roda ekonomi di tingkat bawah,” jelasnya.
Stephen menambahkan, masyarakat Lembata berharap kepemimpinan Sudaryono mampu memperluas jangkauan program MBG hingga menjangkau lebih banyak wilayah terpencil di Indonesia. Dengan demikian, manfaat program prioritas Presiden Prabowo Subianto dapat dirasakan secara merata oleh seluruh anak bangsa.
“Kami berharap Badan Gizi Nasional di bawah kepemimpinan Mas Dar mampu menjawab harapan masyarakat, terutama dalam memperluas akses program Makan Bergizi Gratis bagi anak-anak Indonesia, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil seperti Lembata,” tutup Bendahara Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Lembata.


















