LIDIK NEWS. COM | LEWOLEBA — Musibah kecelakaan kendaraan bermuatan di tanjakan menuju Bangkari, Desa Lerahinga, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (6/10/2026), menelan korban jiwa.
Sebanyak lima orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Musibah ini sontak menyelimuti masyarakat Kabupaten Lembata dengan suasana duka mendalam.
Pemerintah Kabupaten Lembata menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq juga menyampaikan duka cita sekaligus memastikan pemerintah daerah bergerak menangani dampak musibah tersebut.
“Saya menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas musibah kecelakaan dump truck di Desa Lerahinga hari ini, yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia. Atas nama Pemerintah Kabupaten Lembata dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga para korban. Ini adalah duka kita bersama,” ujar Bupati Kanisius Tuaq.
Bupati menegaskan, penanganan terhadap musibah tersebut harus dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan mengedepankan kepedulian terhadap keluarga korban.
Ia telah memerintahkan Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata untuk segera mengoordinasikan seluruh perangkat daerah terkait agar proses evakuasi dan penanganan korban dapat berjalan dengan baik.
“Saya telah memerintahkan Sekretaris Daerah untuk segera mengoordinasikan seluruh perangkat daerah terkait, memastikan evakuasi berjalan lancar, serta memberikan pelayanan terbaik bagi keluarga korban,” tegasnya.
Bupati juga mengajak masyarakat, khususnya warga Desa Baopana dan Kecamatan Lebatukan, untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada keluarga yang sedang berduka.
Menurutnya, dalam situasi seperti ini, kehadiran pemerintah dan solidaritas masyarakat sangat penting untuk meringankan beban keluarga korban.
“Kita adalah satu keluarga. Mari kita menghadapi duka ini bersama-sama, saling membantu dan meringankan beban sesama. Pemerintah hadir di tengah masyarakat dan tidak akan membiarkan siapa pun berduka sendirian,” ungkap Bupati Kanis.
Di akhir pernyataannya, Bupati Kanisius Tuaq mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para korban serta memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menerima para korban di sisi-Nya, menempatkan mereka di tempat yang terbaik, serta memberikan kekuatan dan ketabahan yang tak terhingga kepada keluarga yang ditinggalkan,” tuturnya.
Musibah tersebut menjadi duka bersama bagi masyarakat Lembata. Pemerintah daerah memastikan penanganan terhadap korban dan keluarga terus dilakukan dengan cepat, terkoordinasi, serta penuh empati.
(Prokompimkablembata)




















