
LIDIK NEWS. COM | LEMBATA – Kerukunan Marga Lamahala (Kemala) Lembata menggelar kegiatan Halalbihalal dalam merajut tali silaturahmi di Kota Lewoleba Kelurahan Lewoleba Tengah Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan itu di hadiri oleh Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir Laode, S. Sos., AKBP Nanang Wahyudi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, Camat Nubatukan Mikhael Kia Magi, Ketua Fatayat Lembata, Yuni Damayanti, Tokoh Agama dan unsur Tokoh masyarakat Kemala Lembata serta para undangan.
Di kesempatan baik itu, Hamran B. Atapukan Ketua Kemala Lembata mengatakan ungkapan syukur mendalam atas kenikmatan yang diberikan sehingga ditengah kesibukan Wakil Bupati Lembata dan Kapolres Lembata serta unsur OPD dan tamu undangan lainnya boleh hadir dalam acara Halalbihalal bersama rumpun keluarga Lamahala di Kabupaten Lembata.
Menurut Hamran Atapukan, acara Halalbihalal, kali ini, Kerukunan marga Lamahala mengusung tema “Tabur maaf tuai persaudaraan memperkokoh sinergi organisasi dalam ukhuwah”.
Selain itu, dihadapan Wakil Bupati Lembata, ia (Hamran) menyampaikan Organisasi Kemala akan mendukung program pemerintah saat ini dan akan berkolaborasi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata.
Putra asal Lamahala, memberikan catatan penting kepada Pemerintah Kabupaten Lembata bahwa saat ini jumlah warga Lamahala di Kabupaten Lembata tepat di kota Lewoleba melambung jauh atau mencapai peningkatan kurang lebih seribu orang.
“Kiranya ada perhatian khusus bagi Warga Kemala Lembata dalam menjalani organisasi ini, ” ungkap Ketua Kemala Lembata. Rabu (8/4/2026)
Hamran Atapukan, Ketua Kemala memberikan apresiasi mendalam atas kerja sukses kepada seluruh panitia yang berjibaku dalam acara Halalbihalal dalam rasa kebersamaan dengan penuh tanggungjawab.
Momentum penuh makna itu, Wakil Bupati Lembata Muhammad Nasir menegaskan bahwa Halalbihalal merupakan tradisi leluhur bangsa yang bernilai positif. Selain menjadi sarana membersihkan diri dari dosa dan khilaf, momen ini juga memperkuat kebersamaan serta toleransi di tengah masyarakat.
“Mari kita maknai Halalbihalal ini dengan saling memaafkan setulus hati dan berlapang dada menerima keberagaman. Halal bi Halal adalah upaya mewujudkan kemaslahatan bersama dengan mempererat kebersamaan dan kekeluargaan,” ujar Nasir.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Kemala Lembata yang dinilainya berperan penting sebagai wadah silaturahmi, jembatan komunikasi, pelestari budaya, sekaligus penggerak kegiatan sosial kemasyarakatan.
Lebih lanjut, Wakil Bupati berharap kegiatan ini dapat memperkuat solidaritas keluarga besar Kemala sekaligus menjadi media silaturahmi dalam membangun persatuan.
Ia mengingatkan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.
“Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, saya yakin kita mampu menghadapi berbagai tantangan dan mewujudkan masa depan Lembata yang lebih baik,” tutupnya.
Selain itu, Lantunan irama oleh Group Qasidah Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Fitrah Lamahora Kelurahan Lewoleba Timur Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata dan juga ada barisan penampilan dari anak-anak Kemala dalam tarian bernada melayu mampu menghipnotis undangan serta menghiasi malam Halalbihalal yang penuh tajuk silaturahmi. ***(tim/red)


















