LIDIK NEWS. COM | NGADA, NTT — Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan sembako kepada 40 penyintas gempa Flores yang berada di Pondok Pesantren Hidayatullah Baar, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Rabu (7/10/2026).
Bantuan kemanusiaan tersebut merupakan bentuk kepedulian BMH terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas selama menjalani masa pemulihan pascagempa.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh Kepala Perwakilan BMH NTT, Hairudin, kepada para penerima manfaat di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah Baar.
Hairudin mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian BMH terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana alam. Menurutnya, dukungan kepada para penyintas tidak hanya penting untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi penguat semangat bagi mereka dalam menjalani masa pemulihan.
“Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi kami berharap dapat meringankan kebutuhan sehari-hari para penyintas gempa. BMH ingin memastikan bahwa masyarakat yang terdampak bencana tidak merasa sendiri dan tetap mendapatkan dukungan dalam proses pemulihan,” ujar Hairudin.
Ia berharap, bantuan yang disalurkan melalui dukungan para donatur tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para penerima, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Sementara itu, salah satu penerima manfaat, Ustaz Tasnim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BMH serta seluruh donatur yang telah memberikan perhatian kepada para penyintas gempa Flores.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BMH dan para donatur yang telah peduli kepada kami sebagai korban gempa. Bantuan ini sangat berarti untuk membantu kebutuhan sehari-hari. Semoga kebaikan ini mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” ungkap Ustaz Tasnim.
Sebanyak 40 penerima manfaat tersebut merupakan masyarakat terdampak gempa Flores yang saat ini berada di Pondok Pesantren Hidayatullah Baar, Kabupaten Ngada. Bantuan sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka di tengah proses pemulihan setelah bencana.
Penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas kemanusiaan di Nusa Tenggara Timur, khususnya dalam mendukung masyarakat yang menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.
Melalui kegiatan tersebut, BMH Perwakilan NTT menegaskan perannya sebagai jembatan kebaikan yang menghubungkan kepedulian para donatur dengan masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Kepedulian dan dukungan dari berbagai pihak diharapkan terus mengalir agar para penyintas gempa Flores dapat melewati masa pemulihan dengan lebih baik serta kembali menjalani kehidupan sehari-hari secara bertahap.***(dhani)



















