LIDIK NEWS. COM | LEMBATA – Gegap gempita pesona Bahari Rally Wisata Festival Uyelewun di Teluk Balauring dengan iringan alat musik tradisional Edang dengan menghadirkan 1.000 Tatong mampu lunturkan hati para pengunjung Festival Uyelewun tepat di pantai reklamasi Desa Balauring bersama tenggelamnya Sunset di teluk Balauring Kabupaten Lembata, NTT.

Penutupan Festival Uyelewun di teluk Balauring dibanjiri para pengunjung Festival. Tak hanya itu partisipasi dalam mendukung kegiatan Festival Uyelewun di bumi Edang dengan menyajikan alat musik yang sudah ratusan tahun di wariskan oleh para leluhur tersebut.
Alat musik Tatong sejak ditemukan pertama pada tahun 300 hingga sampai saat ini masih terjaga oleh para orang tua serta tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama di bumi Edang.
Alat musik Tatong ini hadir dengan tujuannya adalah untuk menemani jiwa para petani saat sedang berladang dan sudah sejauh ini sampai pada 19 generasi dan terjaga erat di bumi Edang.
Irama Tatong berkumandang dengan menampilkan 1.000 alat musik saat penutupan Festival Uyelewun berakhir sukses.
Pantauan media ini, Rabu petang (16/08/23) tepat di pantai reklamasi Desa Balauring menghadirkan pesona Teluk Balauring yang indah di nikmati oleh para pengunjung serta mencuri perhatian wisatawan mancanegara yang ikut hadir mengambil bagian di Festival Uyelewun.
Para wisatawan mancanegara ini sangat takjub dan menikmati sajian serta tradisi budaya ala Edang dengan musik Tatong.




















