Lidik
Senin, September 21, 2026
  • Login
  • Baranda
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Nasional
  • Opini
  • Dunia
  • Iptek
  • Hiburan
    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Bill Gates’ iconic donkey game arrives on iPhone, Apple Watch

    Hail a Ride Hands-Free: Apple Opens Siri to Outside Developers

    Mount Rinjani to be closed following the Lombok earthquake

    Bantar Gebang residents ask for increase in ‘smelly money’

    Baking industry growth set to rise on more stable economy

  • Gaya Hidup
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel
    Peserta Karnaval Budaya Membludak Sambut Festival Lamaholot Rally Wisata Bahari Pesona 4 Teluk

    Peserta Karnaval Budaya Membludak Sambut Festival Lamaholot Rally Wisata Bahari Pesona 4 Teluk

    Muda – Mudi Kota Reinha Larantuka Banjiri Katarlatte Cafe Usai Launching

    Muda – Mudi Kota Reinha Larantuka Banjiri Katarlatte Cafe Usai Launching

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Unilever to continue producing teabags after Sariwangi bankrupt

    Palembang to inaugurate quake-proof bridge next month

    Agrarian Ministry distributes 6.2m land certificates

    Government targets 16.6% tax revenue growth in 2019

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    Seven workouts scientifically proven to burn the most calories

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
  • Baranda
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Nasional
  • Opini
  • Dunia
  • Iptek
  • Hiburan
    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Bill Gates’ iconic donkey game arrives on iPhone, Apple Watch

    Hail a Ride Hands-Free: Apple Opens Siri to Outside Developers

    Mount Rinjani to be closed following the Lombok earthquake

    Bantar Gebang residents ask for increase in ‘smelly money’

    Baking industry growth set to rise on more stable economy

  • Gaya Hidup
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel
    Peserta Karnaval Budaya Membludak Sambut Festival Lamaholot Rally Wisata Bahari Pesona 4 Teluk

    Peserta Karnaval Budaya Membludak Sambut Festival Lamaholot Rally Wisata Bahari Pesona 4 Teluk

    Muda – Mudi Kota Reinha Larantuka Banjiri Katarlatte Cafe Usai Launching

    Muda – Mudi Kota Reinha Larantuka Banjiri Katarlatte Cafe Usai Launching

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Unilever to continue producing teabags after Sariwangi bankrupt

    Palembang to inaugurate quake-proof bridge next month

    Agrarian Ministry distributes 6.2m land certificates

    Government targets 16.6% tax revenue growth in 2019

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    Seven workouts scientifically proven to burn the most calories

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
Lidik
No Result
View All Result
Home Berita Utama

“Jangan Korbankan Ina Kar!” Masyarakat Atakore Tegas Tolak Pengeboran Geothermal Atadei

LidikNews by LidikNews
September 21, 2026
in Berita Utama
0
“Jangan Korbankan Ina Kar!” Masyarakat Atakore Tegas Tolak Pengeboran Geothermal Atadei
0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LIDIK NEWS.COM | LEMBATA — Masyarakat Desa Atakore, Kecamatan Atadei, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyatakan penolakan tegas terhadap rencana kegiatan pengeboran panas bumi (geothermal) di wilayah mereka.

Sikap tersebut merujuk pada keputusan para petua dan pemangku adat Desa Atakore yang menilai kawasan yang direncanakan menjadi lokasi pengeboran memiliki nilai adat dan spiritual yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat setempat.

Bagi masyarakat Atakore, kawasan tersebut bukan sekadar hamparan tanah yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan, tetapi merupakan bagian dari warisan leluhur yang harus dijaga dan dihormati.

Salah satu bagian paling penting dari kawasan tersebut dikenal masyarakat adat dengan sebutan “Ina Kar”, yang dimaknai sebagai Dapur Alam. Tempat itu memiliki nilai ritual dan menjadi bagian dari warisan adat yang dijaga secara turun-temurun.

Karena itu, masyarakat menilai setiap kegiatan yang berpotensi mengubah atau merusak kawasan tersebut harus dipertimbangkan secara serius dengan memperhatikan norma adat dan keberlanjutan lingkungan.

Pedro Lerek, yang menyuarakan sikap masyarakat Desa Atakore, menegaskan bahwa warga menolak kehadiran kegiatan pengeboran geothermal apabila dilakukan di kawasan yang dianggap sakral tersebut.

“Bagi kami masyarakat Desa Atakore, kawasan yang direncanakan menjadi lokasi pengeboran itu adalah tempat yang sakral. Itu adalah Ina Kar, Dapur Alam yang telah kami jaga sebagai warisan leluhur. Karena itu kami menolak dengan tegas apabila kegiatan geothermal mencederai norma adat dan keberadaan Ina Kar,” tegas Pedro.

Menurutnya, pembangunan tidak semestinya hanya diukur dari besarnya investasi maupun anggaran yang disiapkan pemerintah atau perusahaan. Bagi masyarakat adat, keberadaan tanah, alam, dan ruang ritual memiliki nilai yang jauh lebih luas daripada nilai ekonomi.

“Bagi kami, uang bukanlah segalanya. Kami lebih mencintai alam dan warisan leluhur yang sudah dijaga selama ini. Jangan sampai demi sebuah proyek, kemudian sesuatu yang sakral bagi masyarakat justru menjadi korban,” lanjutnya.

Belajar dari Gempa Flores. Penolakan tersebut juga disampaikan dalam suasana keprihatinan masyarakat NTT setelah gempa bumi besar mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut berkekuatan magnitudo 7,7 dan terjadi pada kedalaman sekitar 15 kilometer di wilayah utara Flores. Gempa tersebut berkaitan dengan aktivitas Flores Back-Arc Thrust atau Sesar Naik Flores dan juga memicu tsunami di sejumlah wilayah pesisir.

Dampaknya sangat besar. Pemerintah Provinsi NTT melaporkan bahwa hingga 30 Agustus 2026 terdapat 115 orang meninggal dunia, 1.780 orang mengalami luka-luka dan 172.050 orang mengungsi. Sebanyak 90.600 rumah juga dilaporkan mengalami kerusakan dalam pendataan tersebut.

Bencana tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat Atakore mengenai pentingnya kehati-hatian dalam mengambil keputusan pembangunan di wilayah yang memiliki karakter geologi dan sejarah kebencanaan.

Namun, masyarakat juga menegaskan bahwa mereka tidak sedang menyatakan gempa tersebut disebabkan oleh kegiatan geothermal. Sikap penolakan mereka lebih didasarkan pada kekhawatiran terhadap keselamatan lingkungan, penghormatan terhadap kawasan adat, serta pengalaman sejarah kebencanaan di wilayah Atadei.

Tragedi Waiteba 1979 Masih Menjadi Ingatan. Kekhawatiran masyarakat Atakore juga tidak terlepas dari sejarah bencana besar yang pernah terjadi di wilayah Atadei.

Pada 18 Juli 1979, kawasan pesisir selatan Lembata dilanda tsunami besar yang berkaitan dengan longsoran material di kompleks Gunung Iliwerung. Dalam Dokumentasi BMKG menyebutkan peristiwa tersebut menewaskan sedikitnya 154 orang dan menyebabkan 23 orang mengalami luka berat berdasarkan catatan historis yang tercantum dalam Katalog Tsunami Indonesia.

BMKG juga menjelaskan bahwa tsunami Waiteba 1979 merupakan peristiwa yang disebabkan oleh longsoran dari Gunung Iliwerung.

Sejumlah penelitian kemudian membahas keterkaitan kondisi geologi dan sistem panas bumi aktif di kompleks Iliwerung dengan kerentanan terhadap longsoran. Salah satu penelitian yang dikutip dalam kajian kebencanaan menyebut bahwa alterasi batuan akibat sistem panas bumi dapat membuat material menjadi lebih rapuh dan rentan terhadap longsoran. Namun, hubungan tersebut merupakan kajian ilmiah mengenai kondisi geologi dan mekanisme longsoran, bukan bukti bahwa proyek pengeboran geothermal modern menjadi penyebab tsunami 1979.

Sejarah tersebut membuat masyarakat Atakore semakin menekankan pentingnya prinsip kehati-hatian.

Bagi mereka, pengalaman bencana masa lalu harus menjadi pelajaran agar setiap rencana pembangunan di kawasan Atadei benar-benar memperhatikan kondisi alam, sejarah kebencanaan, serta pengetahuan dan norma masyarakat adat.

Geothermal Atadei Memang Sudah Lama Menjadi Agenda Pemerintah.
Secara resmi, kawasan panas bumi Atadei memang telah lama masuk dalam agenda pengembangan energi nasional.

Kementerian ESDM pada 2017 pernah menyebut Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Atadei ditugaskan kepada PT PLN (Persero), dengan rencana pengembangan 2 x 5 MW.

Dokumen Badan Geologi juga mencatat bahwa lapangan panas bumi Atadei pernah menjadi lokasi pemboran sumur eksplorasi AT-1 dan AT-2 di wilayah Kneping dan Watuwawer.

Secara nasional, pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi memang termasuk dalam agenda pembangunan energi terbarukan dan disebut pemerintah sebagai bagian dari proyek strategis nasional untuk penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan.

Namun bagi masyarakat Desa Atakore, status strategis sebuah proyek tidak otomatis menghapus hak masyarakat untuk menyampaikan keberatan terhadap lokasi yang mereka anggap memiliki nilai adat dan sakral.

Pedro Lerek menegaskan, masyarakat Atakore tidak menolak pembangunan karena anti terhadap kemajuan, tetapi meminta agar pembangunan tidak mengorbankan ruang adat yang selama ini dijaga oleh masyarakat.

“Silakan pembangunan berjalan, tetapi jangan mengorbankan Ina Kar. Jangan sampai kepentingan investasi dan proyek membuat warisan leluhur kami hilang atau tercemar. Kami masyarakat Atakore tetap berdiri pada keputusan para petua dan pemangku adat,” tegasnya.

Masyarakat berharap pemerintah, PLN, serta seluruh pihak yang terlibat dalam rencana pengembangan geothermal Atadei membuka ruang dialog yang lebih luas dengan masyarakat adat.

Bagi warga Atakore, Ina Kar bukan sekadar lokasi di atas peta proyek. Ia adalah bagian dari identitas, sejarah, ritual, dan warisan leluhur yang harus dihormati.

Karena itu, suara penolakan dari Desa Atakore kini diarahkan pada satu pesan utama: pembangunan energi harus berjalan bersama penghormatan terhadap masyarakat adat dan perlindungan lingkungan.

Sumber : Pedro Merek
Editor    : Roy Wahar

ShareTweetPin

Related Posts

Dari Ngamen hingga Konser Amal, Musisi Lembata Berjibaku Bantu Korban Bencana Flores

Dari Ngamen hingga Konser Amal, Musisi Lembata Berjibaku Bantu Korban Bencana Flores

by LidikNews
September 18, 2026
0

LIDIK NEWS.COM | LEWOLEBA — Semangat kemanusiaan ditunjukkan para musisi dan aktivis kemanusiaan di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT)....

David Vigis Apresiasi Konser Amal Musisi Lembata, Rp61,4 Juta Digalang untuk Korban Bencana Flores

David Vigis Apresiasi Konser Amal Musisi Lembata, Rp61,4 Juta Digalang untuk Korban Bencana Flores

by LidikNews
September 18, 2026
0

LIDIK NEWS. COM | LEWOLEBA — Anggota DPRD Kabupaten Lembata dari Fraksi Partai Gerindra, David Blasisius Hekulele Gole atau yang...

Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi, 278 Letusan Tercatat dalam Sehari

Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi, 278 Letusan Tercatat dalam Sehari

by LidikNews
September 17, 2026
0

LIDIK NEWS. COM | LEMBATA — Aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih menunjukkan...

Madtansah Bidik Kemenangan di Gagak Hitam Cup

Madtansah Bidik Kemenangan di Gagak Hitam Cup

by LidikNews
September 17, 2026
0

LIDIK NEWS. COM | FLORES TIMUR — Pertandingan antara Madtansah MTsN 1 Flores Timur dan SMP Awas Hinga menjadi salah...

NIK Masuk SIPOL Tanpa Izin, Advokat Ama Raya Layangkan Somasi ke Golkar

NIK Masuk SIPOL Tanpa Izin, Advokat Ama Raya Layangkan Somasi ke Golkar

by LidikNews
September 17, 2026
0

LIDIK NEWS. COM | LEWOLEBA — Dugaan pencatutan identitas warga dalam Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) KPU RI mencuat di...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

“Jangan Korbankan Ina Kar!” Masyarakat Atakore Tegas Tolak Pengeboran Geothermal Atadei

“Jangan Korbankan Ina Kar!” Masyarakat Atakore Tegas Tolak Pengeboran Geothermal Atadei

September 21, 2026
Dari Ngamen hingga Konser Amal, Musisi Lembata Berjibaku Bantu Korban Bencana Flores

Dari Ngamen hingga Konser Amal, Musisi Lembata Berjibaku Bantu Korban Bencana Flores

September 18, 2026
  • 135 Followers
  • 609 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Charles Arif Pelaku Penyiraman Soda Api Sudah Ditangkap Satreskrim Polres Lembata 

    Charles Arif Pelaku Penyiraman Soda Api Sudah Ditangkap Satreskrim Polres Lembata 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BRI Unit Lewoleba Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Kepada Karyawannya Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengembangan Kasus Penyiraman Air Keras, Ternyata Pelaku Juga Cabuli Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bernadus Ola, Pelaku Pembunuhan Berencana Berhasil Ditangkap Oleh Tim Polres Lembata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh Beredar Di Medsos Gunung Ile Lewotolok Buka Kawah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

CATEGORY

  • Berita Utama
  • Dunia
  • Ekbis
  • Fashion
  • food
  • Gaya Hidup
  • Health
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Iptek
  • Nasional
  • Opini
  • Polkam
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Copyright @ 2020 lidik-news.com All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Polkam
  • Dunia
  • Ekbis
  • Iptek
  • Nasional
  • Hiburan
  • Sports
  • Fashion
  • Gaya Hidup
  • Travel
  • Hukrim
  • Health
  • Food

Copyright @ 2020 lidik-news.com All right reserved