LIDIK NEWS. COM | LAMAHALA JAYA,Rabu, 15 April 2026 ~ Kedutaan Jepang Tunaikan Janji dalam Peletakan batu pertama Pembangunan Gedung Sekolah PKBM Sirfah.
Groundbreaking atau Peletakan batu pertama Pembangunan Gedung Sekolah adalah acara seremonial yang menandai dimulainya secara resmi proyek pembangunan gedung sekolah.
Pantauan media, Kegiatan itu dihadiri oleh unsur penting, Kepala Dinas PKO Kabupaten Flores Timur, Kepala Desa Lamahala Jaya, Korwil UPT PKO Adonara Timur, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pengurus SSB Sergo Muda Flotim.
Di Indonesia, kegiatan ini sering kali menjadi momen penting bagi Pemerintah Daerah atau yayasan pendidikan untuk menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan akses pendidikan bagi Masyarakat.
Abubakar Sidik Nira Kepala PKBM Sirfah mengatakan, peletakan batu pertama ini adalah sebuah momentum penting Pembangunan Gedung Sekolah PKBM Sirfah yang merupakan tanda dimulainya pembangunan fisik sarana pendidikan, yang bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran melalui fasilitas modern dan representatif.
Selain itu, kata Sidik Abubakar, Kerjasama dan bantuan itu melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan ini merupakan bentuk legitimasi atas dukungan dari Pemerintah Jepang kepada PKBM Sirfah di Desa Lamahala Jaya.
Sidik Abubakar Nira, Kepala PKBM Sirfah mengatakan, momentum Penandatanganan MoU Kontrak bantuan Hibah Grassroots terkait program yang akan dilaksanakan masing-masing lembaga dengan dukungan Kedutaan Jepang.
Ia memberikan apresiasi mendalam, ini adalah kehormatan besar bagi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Sirfah dapat menjalin kerja sama resmi dengan Kedutaan Besar Jepang. Kami menyadari sepenuhnya bahwa Jepang adalah mitra strategis Indonesia dalam berbagai bidang antara lain di bidang pendidikan.
“Penandatanganan Kontrak bantuan Hibah Grassroots adalah komitmen nyata kedutaan Jepang dalam mendukung pendidikan di wilayah terdepan, terluar, tertinggal yang masih mengalami berbagai keterbatasan sebagai keterbatasan infrastruktur yang dialami dan dirasakan para guru dan siswa di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Sirfah, “terang Sidik.
Sidik melanjutkan, Proyek ini sering kali mencakup renovasi, perluasan ruang kelas, revitalisasi dan relokasi sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa.
Menurutnya, proyek ini berjalan atas bantuan dana hibah Grassroots Pemerintah Jepang, melalui Kedutaan Besar Negara Jepang di Indonesia.
” Dengan kucuran anggaran sebesar Rp. 1.021.250.000. Ya, Kita patut bangga sekaligus memberikan apresiasi setingi-tingginya kepada Pemerintah Jepang melalui Kedutaannya di Jakarta, “ungkap Ketua PKBM Sirfah.
Sidik Abubakar merupakan Putra Asal Desa Lamahala Jaya yang sudah berusaha mencari jalan dengan perjuangan yang sangat gigih agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi Masyarakat di Pulau Adonara atau Flores Timur pada umumnya dalam bidang Pendidikan Vokasi.
“Kita selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan restu leluhur Lewotanah agar apa yang sedang dirintis selalu diberikan kemudahan agar bisa menjadi bagian penting dalam kontribusi dan gelekat yang nyata sebagai warisan dan lanjutan perjuangan para pendahulu, “imbuh Sidik Abubakar penuh syukur.
Putera asal suku Lamakluang itu mengajak masyarakat Desa Lamahala Jaya untuk terus memberikan dukungan dan salah satu bentuk dukungan terbaik adalah dengan mendaftarkan diri Anda dan anak-anak Anda ke dalam PKBM Sirfah guna mendapatkan berbagai program keahlian yang tersedia.
” Sujud Syukur mendalam dan terimakasih tak terhingga kepada Pemerintah Jepang, Pemda Flotim dan semua pihak yang sudah hadir dalam acara ini dan berharap kita bisa bersama-sama membangun SDM Flores Timur untuk lebih baik kedepannya, “tutup Sidik Abubakar Ketua PKBM Sirfah penuh harap.***(tim)


















