LIDIK NEWS. COM | LEMBATA – PENJABAT Bupati Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, A. P. M. T., angkat bicara terhadap pengembangan program strategis nasional PLTP Atadei 10MW Kecamatan Atadei Kabupaten Lembata yang mengucurkan dana 1,7 Triliun di wilayah Kabupaten Lembata. Provinsi NTT.
Proyek dengan nilai Triliunan itu bersumber dari dana APBN melalui PLN Indonesia.
Kepada awak media, Kamis (12/9/2024) tepat di ruang kerjanya, Penjabat Bupati Lembata, Paskalis Ola Tapo Bali, mengurai, bahwa nilai proyek ini sangat besar dan kita berharap ada dampak positif yang akan diberikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata.
Salah satu dampak positif diberikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata adalah kerjasama pihak PLN kepada pihak yang berhak menerima ganti untung untuk membuka rekening di Bank NTT Cabang Lewoleba.
Menurutnya, Bank NTT adalah Bank milik Pemerintah, olehnya itu, ia mengatakan agar kesempatan baik ini dapat dijalin kerjasama yang baik bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata.
“Kerjasama yang dibangun bersama Bank NTT akan memberikan profit bagi bank NTT, sehingga dapat berdampak positif bagi peningkatan Dividen yang akan diterima Pemda Kabupaten Lembata, “terangnya.
Ia menjelaskan, saat ini pihak PLN sedang melakukan identifikasi lahan guna memastikan lebih dini siapa saja yang berhak atas tanah itu dan kemudian hari tidak akan menjadi sebuah persoalan.
Kata Pj Tapo Bali, pihak PLN akan membayar secara non tunai kepada para penerima hak atas tanah yang akan di bangun PLTP 10MW Atadei Kabupaten Lembata.
“Kita sedang bangun komunikasi bersama pihak PLN agar kerjasama ini bisa memberikan dampak positif bersama Bank milik Pemerintah, “tegas Pj Bupati Lembata.
Orang nomor satu Lembata menegaskan agar dalam proyek ini ada perhatian bagi daerah Kabupaten Lembata. Dirinya akan berupaya untuk membangun komunikasi secara baik bersama pengambil keputusan dari pihak PLN yang berada di Kupang dan wilayah Bali Nusra.
“Bukan hanya proyeknya saja tetapi dari aspek lain tentunya kita berharap ada dukungan dari pihak PLN, “tutup Penjabat Bupati Lembata. ***