
LIDIK NEWS. COM | LEMBATA – Jelang peringatan Hari ibu Ke – 95 Tahun 2023, Persatuan Wanita Bank NTT (PERWABANTT) Cabang Lewoleba mengadakan ragam kegiatan. Seminar sehari Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak dan penguatan literasi Pojok Membaca bagi anak-anak di lingkungan karyawan Bank NTT Cabang Lewoleba.

Turut hadir, Kapolres Lembata, AKBP Yosephine Vivick Tjangkung, Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu I Wayan Pasek Sujana S.H.,M.H.,dan Plt. Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA), Maria Anastasia Bara Baje, sebagai Narasumber dan juga segenap jajaran karyawan Bank NTT Cabang Lewoleba.

Ketua Persatuan Wanita Bank NTT (PERWABANTT) Cabang Lewoleba Kabupaten Lembata, Magdalena Louisa kepada awak media Sabtu, (09/12/23) mengatakan, Kegiatan yang dilakukan PERWABANTT , sebagai upaya bersama pemerintah memerangi tindak Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kabupaten Lembata yang terus meningkat.

Bagi Magdalena, tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan kejahatan yang sangat kompleks dan beragam. Untuk itu, dalam meminimalisir terjadinya kasus serupa perlunya kerjasama seluruh lintas sektor dan lapisan masyarakat.

“Kami komunitas istri-istri pegawai Bank NTT Cabang Lewoleba Ketua Persatuan Wanita Bank NTT (PERWABANTT), menyelenggarakan kegiatan seminar sehari dengan mengusung tema Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak”, tutur Magdalena.

Kata Magdalena Louisa, melanjutkan, seminar sehari mendapat edukasi dan pemahaman terhadap aspek hukum yang memberi perlindungan diri dan keluarga. Disamping itu, dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia akan pentingnya kesadaran hukum, sehingga diimplementasikan di kehidupan bermasyarakat.

Magdalena Louisa menambahkan, upaya meningkatkan minat literasi juga digaungkan dalam kegiatan tersebut, mengingat rendahnya minat literasi anak saat ini. Terkait hal itu, PERWABANTT bekerjasama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan minat dan kemampuan baca anak di lingkungan karyawan Bank NTT Cabang Lewoleba.

“Selain seminar Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, kami juga membuat pojok baca bagi anak-anak dikala menunggu kedua orang tuanya mengikuti seminar. Kami lakukan itu mengingat rendahnya minat baca anak-anak di era digital ini”, ujar Magdalena Louisa.
Magdalena Louisa memberikan apresiasi serta ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan Seminar dan Pojok Baca bagi keluarga besar Bank NTT Cabang Lewoleba. Tak lupa , ucapan senada disampaikan kepada pemateri dari Polres dan Pemerintah Daerah Lembata.

“Terima kasih, AKBP Josephine Vivick Tjangkung, Kapolres Lembata, Plt. Kadis P2PA, dalam memberikan edukasi kepada semua kita terkait Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kabupaten Lembata. Juga kepada Dinas Perpustakaan Daerah, yang telah memberikan buku-bukunya sebagai bentuk dukungan suksesnya kegiatan ini”, tandas Magdalena.
Sebagai Ketua bagi perempuan Bank NTT, Magdalena Louisa berpesan kepada semua suami dan ayah, agar selalu menjadi pelindung bagi istri dan anak. “Sayang dan lindungilah wanita, karena wanitalah kita semua ada hingga saat ini. Sayang dan Lindungilah Anak, karena anak-anaklah yang akan menjaga dan merawat kita hingga tua”, tandas Magdalena
Menanggapi maraknya kasus tersebut, Joel Obaja Lak Apu, Kepala Bank NTT Cabang Lewoleba menuturkan, tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak di Negara Indonesia dan Kabupaten Lembata setiap tahunnya kian meningkat, ini menjadi momok buruk dan sangat memalukan, Olehnya itu, Bank NTT Cabang Lewoleba, menggelar kegiatan seminar sehari bagi karyawan-karyawati untuk memberi tambahan wawasan dan pengetahuan, dalam meminimalisir terjadinya kasus serupa dalam kehidupan berumah tangga bagi pegawainya.
“Fenomena kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak terus meningkat di daerah dan negara kita, dan tidak menutup kemungkinan kasus serupa bisa saja terjadi di kehidupan keluarga besar bank NTT”, ungkap Joel.
Untuk itu, Joel, berharap dengan dilaksanakan kegiatan seminar kepada seluruh jajaran karyawan dan segenap keluarga besar Bank NTT Cabang Lewoleba, mampu menjadi motor penggerak stop kekerasan terhadap anak dan perempuan di lingkungan kerja, keluarga dan masyarakat.




















