LIDIK NEWS. COM | LEMBATA – Kepala Dinas Parekraf Kabupaten Lembata Yakobus Andreas Wuwur, SP, M.Si menyampaikan pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan penjabaran misi mewujudkan kemandirian masyarakat berbasis potensi daerah.

Pembangunan sektor pariwisata juga sekaligus dukungan terhadap perwujudan misi meningkatkan daya saing perekonomian untuk penguatan otonomi daerah.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Parekraf Kabupaten Lembata Yakobus Andreas Wuwur, SP, M.Si dalam laporan penyelenggaraan festival Uyelewun Pesona Teluk Balauring. Selasa, 15 Agustus 2023.
Jack Wuwur menjelaskan bahwa hal ini tegas dalam Peraturan Bupati Lembata Nomor 47 Tahun 2022 tentang Rencana Strategis Perangkat Daerah Kabupaten Len bata Tahun 2023-3026 melalui 3 (tiga) program prioritas yaitu : Peningkatan Daya Tarik Destinasi Pariwisata, Pemasaran Pariwisata dan Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Diharapkan ketiga program prioritas ini dapat mendorong pencapaian target jumlah kunjungan wisatawan, lama tinggal/nginap dan kontribusi PAD sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terhadap PAD Kabupaten Lembata,” Harap Jack Wuwur.
Jack Wuwur juga mengatakan Pesona Teluk Balauring dengan Festival Uyelewun sebagai salah satu event daerah didorong untuk membantu menggerakan berbagai elemen pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif sekaligus merupakan ajang promosi pariwisata daerah.
“Dengan event ini, setidaknya dapat mengaktifkan berbagai atraksi wisata yang menarik serta mampu menarik para wisatawan agar mau berkunjung ke Lembata,” Ujar Jack Wuwur.
Kepala Dinas Parekraf Kabupaten Lembata ini menyampaikan maksud diselenggarakannya Pesona Teluk Balauring melalui Festival Uyelewun untuk menggerakan berbagai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Kecamatan Omesuri dan Kecamatan Buyasuri khususnya dan Kabupaten Lembata umumnya, baik obyek wisata alam dan obyek wisata buatan, wisata budaya, obyek buatan.
“Tujuannya adalah Mempromosikan kekayaan alam, budaya dan buatan sebagai obyek wisata yang memiliki daya tarik tertentu, memelihara/merawat aktivitas budaya termasuk alam sebagai aset pariwisata yang terus ditingkatkan daya tariknya,” Kata Jack Wuwur.



















