
LIDIK NEWS. COM | LEMBATA – Setiap tahun umat Kristiani memperingati perayaan hari raya Natal dan Tahun Baru, kali ini sangat berbeda di kota Lewoleba wajah kota dipenuhi dengan hiasan pohon Natal dari berbagai instansi Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lembata.

Menuju perayaan hari raya Natal 25 Desember 2022 dan Tahun Baru 01 Januari 2023,Satuan Polisi Penegak Perda (Pol PP) Kabupaten Lembata memberikan ornamen dan warna warni baru pada pohon Natal yang berada di pembatas Jalan Trans Lembata.

Wana dan warni lampu turut memberikan cahaya baru serta suasana baru bagi kota Lewoleba.

Piter Ruing, Sekertaris Polisi Pamong Praja, kepada Lidik News. Com, Minggu 11 Desember 2022, tepat di ruas Jalan Trans Lembata mengatakan bahwa tujuan dipasang pohon Natal adalah untuk memoles wajah kota dan mempercantik kota Lewoloba dari pagi hingga malam hari.

“Ini merupakan simbol bahwa di Kabupaten Lembata harus terjalin hubungan silaturahmi yang dalam, disisi lain pada perayaan hari raya untuk semua agama boleh kembali kita mempercantik wajah kota dan menambah cinta dan kasih bagi semua umat manusia, ” terang Piter Ruing dengan Wajah senyum.

“Kami mendukung program Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata dibawa kepemimpinan Penjabat Bupati Lembata, Drs, Marsianus Jawa. M. Si, yang selalu memberikan masukan baru serta inovasi baru mempercantik wajah kota Lewoleba, ” tuntas Piter Ruing. *(red)