LIDIK NEWS. COM | LEMBATA – Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Lembata kreasikan aktifitas pembinaan keterampilan bagi warga binaan dengan berbagai keterampilan kegiatan berilmu. Aktifitas ini merupakan bentuk perhatian dalam mendukung program Presiden Astacita salah satunya adalah swasembada pangan dan ketahanan pangan.
Kepala Lapas Kelas III Lembata Antonius Semuki, A. Md.,IP., S. H., mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program Presiden Republik Indonesia yaitu Astacita dan swasembada pangan dan ketahanan pangan. Rabu, (25/6/2025)
“Lapas Kelas III Lembata merupakan wadah yang membentuk karakter warga binaan dalam memanusiakan manusia, ” ujar Antonius Semuki, Kalapas Lembata.

Menurut Kepala Lapas Kelas III Lembata, segala sektor dan program serta potensi membangun sumber daya manusia ia lakukan meski dalam situasi efisiensi.
Meski baru memimpin Sembilan (9) bulan Lapas Kelas III Lembata, Ia bertekad menjadikan warga binaan adalah manusia berpotensi dan positif saat kembali ke tengah masyarakat hingga mereka bisa menjadi nilai yang bermanfaat untuk keluarganya.
Hingga saat ini, Lapas Kelas III Lembata telah membuka lahan tidur untuk dijadikan sektor pertanian, peternakan, pertukangan. Alhasil kerja keras Kepala Lapas Kelas III Lembata bersama Tim terwujud dengan baik dan sukses.
“Tak hanya menjadi warga binaan, mereka juga mendapatkan penghasilan dalam pengembangan sektor yang telah berjalan di Lapas Kelas III Lembata, ” imbuh Antonius Semuki.
Untuk itu Lapas Kelas III Lembata bertekad secara mendalam memberikan ilmu pengetahuan dan pengalaman bagi warga binaan.
Salah satu warga binaan di Lapas Kelas III Lembata yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan begitu besar nilai pendidikan dan pengalaman yang didapatkan dalam Lapas Kelas III Lembata.
“Banyak ilmu dan pengalaman kami dapat, bahkan kami sangat bangga dalam kesempatan ini, ” tutupnya dengan penuh kegembiraan. ***(tim/red)