

LIDIK NEWS.COM | LEMBATA – POLRES LEMBATA,kembali menghulurkan bantuan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Nelayan ditengah terjepitnya ekonomi pada masa Covid 19. Bantuan yang diberikan ini merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah pusat (Kemensos) kepada masyarakat yang berhak menerimanya sesuai dengan data yang diverifikasi oleh pihak kepolisian.


Pelaksanaan penyaluran bantuan tersebut terlaksana dengan baik di taman baca Polres Lembata. Menariknya dalam penyaluran bantuan ini, pihak Polres Lembata juga membuka gerai vaksin kepada para penerima yang mana sebagai syarat utama kepada penerima bantuan yang dilayani oleh tenaga medis dan dokter dari Puskesmas Pada Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh media ini pada Selasa 19 April 2022 jumlah uang yang diterima sebesar 600 ribu rupiah untuk setiap orang dan sudah sebanyak 11 kali pihak Polres Lembata memberikan bantuan tersebut kepada masyarakat Lembata sesuai dengan data diri dan jenis usaha Pedagang Kaki Lima dan Nelayan itu. Dengan kuota total 16.500 orang dari rincian PKL 4.000.,orang dan Nelayan sebanyak 12.500.,orang.Hingga pada Selasa (19/04) pagi dan petang jumlah pembagian bantuan sudah memasuki 4.000.,orang.

Tak hanya itu, bantuan tersebut menyasar hingga ke desa-desa yang ada di wilayah Kabupaten Lembata pada 9 kecamatan 144 Desa di Kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Maria Carvalo Pedagang Kaki Lima (PKL) yang salah satu penerima bantuan itu kepada wartawan mengatakan bahwa dirinya sangat senang ada perhatian khusus dari pemerintah pusat lewat tangan polisi yang berada di Kabupaten Lembata Provinsi NTT,”ungkapnya.

Maria juga menambah,kami ucapkan terima kasih kepada pihak Polres Lembata yang telah sudi dan rela meluangkan waktunya dalam melayani masyarakat Lembata.

Hal senada juga disampaikan oleh Andreas Mowin yang berprofesi sebagai nelayan warga asal Kecamatan Atadei mengaku senang bisa mendapatkan bantuan ini karena dapat menambah modal untuk melengkapi peralatan baginya untuk menjalankan profesinya sebagai nelayan hingga bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam keluarganya,”terang Andreas.

Bantuan yang disalurkan ini berdasarkan hasil penginputan data oleh pihak penyalur bantuan dari Polres Lembata bahwa yang sudah mendaftar sebanyak 8.569.orang dan yang sudah disalurkan kepada penerima kurang lebih sebanyak 4000.orang.,gabungan dari PKL dan Nelayan yang berada di Wilayah Kabupaten Lembata Provinsi NTT.*(red)




















