Lidik
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Login
  • Baranda
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Nasional
  • Opini
  • Dunia
  • Iptek
  • Hiburan
    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Bill Gates’ iconic donkey game arrives on iPhone, Apple Watch

    Hail a Ride Hands-Free: Apple Opens Siri to Outside Developers

    Mount Rinjani to be closed following the Lombok earthquake

    Bantar Gebang residents ask for increase in ‘smelly money’

    Baking industry growth set to rise on more stable economy

  • Gaya Hidup
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel
    Peserta Karnaval Budaya Membludak Sambut Festival Lamaholot Rally Wisata Bahari Pesona 4 Teluk

    Peserta Karnaval Budaya Membludak Sambut Festival Lamaholot Rally Wisata Bahari Pesona 4 Teluk

    Muda – Mudi Kota Reinha Larantuka Banjiri Katarlatte Cafe Usai Launching

    Muda – Mudi Kota Reinha Larantuka Banjiri Katarlatte Cafe Usai Launching

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Unilever to continue producing teabags after Sariwangi bankrupt

    Palembang to inaugurate quake-proof bridge next month

    Agrarian Ministry distributes 6.2m land certificates

    Government targets 16.6% tax revenue growth in 2019

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    Seven workouts scientifically proven to burn the most calories

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
  • Baranda
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Nasional
  • Opini
  • Dunia
  • Iptek
  • Hiburan
    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Bill Gates’ iconic donkey game arrives on iPhone, Apple Watch

    Hail a Ride Hands-Free: Apple Opens Siri to Outside Developers

    Mount Rinjani to be closed following the Lombok earthquake

    Bantar Gebang residents ask for increase in ‘smelly money’

    Baking industry growth set to rise on more stable economy

  • Gaya Hidup
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel
    Peserta Karnaval Budaya Membludak Sambut Festival Lamaholot Rally Wisata Bahari Pesona 4 Teluk

    Peserta Karnaval Budaya Membludak Sambut Festival Lamaholot Rally Wisata Bahari Pesona 4 Teluk

    Muda – Mudi Kota Reinha Larantuka Banjiri Katarlatte Cafe Usai Launching

    Muda – Mudi Kota Reinha Larantuka Banjiri Katarlatte Cafe Usai Launching

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Unilever to continue producing teabags after Sariwangi bankrupt

    Palembang to inaugurate quake-proof bridge next month

    Agrarian Ministry distributes 6.2m land certificates

    Government targets 16.6% tax revenue growth in 2019

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    Seven workouts scientifically proven to burn the most calories

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
Lidik
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Tutung Padu di Situs 7 Maret: Dari Enam Hamente, Lembata Belajar Arti Persatuan

LidikNews by LidikNews
Oktober 10, 2026
in Berita Utama
0
Tutung Padu di Situs 7 Maret: Dari Enam Hamente, Lembata Belajar Arti Persatuan
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LIDIK NEWS COM | HADAKEWA — Sejarah perjuangan rakyat Lomblen menyimpan pesan yang tetap relevan bagi pembangunan hari ini: perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk menghadapi persoalan bersama. Pesan itulah yang kembali ditegaskan melalui ritual Tutung Padu Solang Damar di Nek Nelo Lango Beruin (rumah adat besar), Rumah Situs 7 Maret 1954, Desa Hadakewa, Kecamatan Lebatukan, Kamis (8/10/2026).

Di tengah rangkaian menyongsong Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Lembata yang akan dirayakan pada 12 Oktober 2026, peringatan tersebut bukan sekadar mengenang peristiwa masa lalu. Ia menjadi ruang refleksi tentang bagaimana semangat persatuan para leluhur harus diterjemahkan ke dalam tanggung jawab pemerintahan, kehidupan sosial, dan pembangunan yang berpihak pada masyarakat.

Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq dan Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, bersama Kajari Lembata, Sekda Paskalis Ola Tapo Bali, Wakapolres Lembata Kompol Andrew Agrifina Prima Putra, serta pejabat lainnya, mengikuti rangkaian Napak Tilas dan renungan suci di situs bersejarah tersebut.

Prosesi Tutung Padu Solang Damar, diawali dengan ‘Ritual Wade Medohn Wedateken Nong Woho Nai’ di gerbang rumah situs, sebagai simbol melepaskan segala yang tidak baik pada diri Pejabat sebelum masuk rumah adat atau rumah situs. Pejabat hari ini akan mengambil yang baik-baik melalui Keru Baki Waiselan agar semangat dan suka cita dalam melayani ribu ratu tetap terpelihara dan amanah.

Selanjutnya ritual Tutung Padu Solang Damar dimulai. Berawal dari Bupati Lembata masuk dan duduk di dalam Nek Nelo Lango Beruin, bersama perwakilan Hamente, Kakan. Selanjutnya, ritual menyalahkan lilin atau obor oleh Bupati Lembata didampingi Wakil Bupati kepada perwakilan Hamente, dan Lebala sebagai simbol semangat perjuangan masyarakat Lembata yang terus bernyalah, tak kenal padam.

Setelah itu, dilanjutkan dengan Tekan Wua Gelu Wayak Tang Toi Oneket, Tenu Tuak Pekat Neak Tang Lile Yoneket atau makan siri pinang dengan menukar wayak, dan minum tuak dengan tukar neak sebagai simbol kebersamaan sekaligus saling mengetahui isi hati kita. Acara ini dipandu oleh budayawan Lembata, Linus Beseng.

Ritual itu menghidupkan kembali ingatan kolektif tentang perjuangan masyarakat Lomblen yang, menurut penjelasan Linus, sejarah perjuangan masyarakat Lomblen kalah itu melibatkan lima hamente dan satu kerajaan.

Keenam unsur tersebut adalah Hamente Lewotolok, Hamente Kalikur, Hamente Kawela, Kakang Hadakewa, Kakan Lamalera, dan Lebala. Mereka dipersatukan oleh tekad untuk memperjuangkan kehidupan masyarakat Lomblen agar terbebas dari penindasan dan kemiskinan.

Dari sejarah itu, ada pertanyaan yang layak dibawa ke masa kini: jika para leluhur mampu menyatukan perbedaan demi kepentingan bersama, bagaimana generasi sekarang menjaga persatuan ketika menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks?

Pertanyaan tersebut menjadi penting karena pembangunan tidak hanya membutuhkan anggaran, program, dan infrastruktur. Pembangunan juga memerlukan kepercayaan, solidaritas, serta kesediaan seluruh elemen masyarakat untuk menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan kelompok.

Semangat persatuan yang ditunjukkan para leluhur tidak boleh berhenti sebagai cerita yang diulang setiap peringatan hari bersejarah. Nilainya perlu hadir dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari cara masyarakat menyikapi perbedaan, cara pemerintah mendengar aspirasi warga, hingga cara seluruh pihak mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan daerah.

Dalam konteks itulah, ritual Tutung Padu Solang Damar memperoleh makna reflektif bagi penyelenggaraan pemerintahan. Linus Beseng menjelaskan bahwa tradisi tersebut mengandung tiga pesan utama: bersyukur atas kebaikan dan perlindungan yang diterima selama setahun, memohon maaf atas kesalahan dalam tutur kata maupun tindakan, serta memohon kesehatan dan kekuatan agar para pemimpin dapat terus melayani masyarakat dengan baik.

Ketiga pesan itu menyentuh dimensi moral kepemimpinan. Rasa syukur mengajarkan kerendahan hati; permohonan maaf mengingatkan pentingnya mengakui kekurangan; sedangkan harapan untuk tahun berikutnya menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat merupakan tanggung jawab yang harus terus diperbaiki.

Bagi pemerintah daerah, nilai-nilai tersebut dapat menjadi pengingat bahwa jabatan bukan sekadar kewenangan, melainkan amanah. Keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur melalui capaian administratif, tetapi juga melalui manfaat yang dirasakan masyarakat, kualitas pelayanan publik, dan kemampuan pemerintah menjaga kepercayaan rakyat.

Harapan masyarakat yang disampaikan melalui ritual itu pun sangat mendasar: rakyat dapat hidup sehat, kebutuhan hidup terpenuhi, anak-anak memperoleh pendidikan yang baik, dan setiap keluarga dapat menjalani kehidupan dengan tenang di kampung halamannya.

Dengan demikian, penghormatan terhadap leluhur menemukan maknanya ketika diwujudkan dalam kerja nyata untuk memperbaiki kehidupan generasi sekarang dan generasi mendatang.

Tang Oneket Tou Kiringet Ehaken: Satu hati satu pikiran satu perkataan dan perbuatan sebagai Kekuatan Pembangunan

Pesan persatuan tersebut sejalan dengan semangat Taan Tou, yang menempatkan kebersamaan, Satu hati, satu pikiran, satu perkataan dan perbuatan sebagai kekuatan untuk menjaga dan membangun Lewotana. Persatuan bukan berarti meniadakan perbedaan pandangan, melainkan membangun kesediaan untuk berdialog, saling menghormati, dan bekerja bersama demi kepentingan masyarakat Lembata.

Semangat ini perlu hidup dalam hubungan antara pemerintah dan masyarakat, antarkelompok sosial, serta di antara seluruh elemen yang memiliki tanggung jawab terhadap masa depan daerah. Kritik dan perbedaan pendapat tetap menjadi bagian dari kehidupan demokratis, tetapi harus diarahkan untuk memperbaiki keadaan, bukan memperlebar perpecahan.

Dalam pembangunan, Taan Tou juga mengandung pesan bahwa kemajuan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dunia usaha, kaum muda, dan seluruh pemangku kepentingan memiliki peran masing-masing. Ketika seluruh unsur bergerak dalam semangat yang sama, tantangan daerah dapat dihadapi dengan kekuatan yang lebih besar.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan pula penanaman pohon di depan Rumah Situs 7 Maret 1954. Penanaman tersebut dimaknai sebagai simbol keteduhan dan kesejukan. Pesannya sederhana: warisan sejarah harus dirawat, sebagaimana lingkungan dan kehidupan masyarakat perlu dijaga agar tetap lestari.

Peringatan ini dihadiri pula Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata Ursula Surat Bayo Tuaq, bersama staf ahli TP PKK, Nurmila Nasir, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Lembata Maria Anastasia Bara Baje, serta Staf Ahli Bupati dan para Asisten Setdakab Lembata.

Pada akhirnya, Situs 7 Maret 1954 bukan hanya tempat untuk menoleh ke masa lalu. Situs ini mengingatkan bahwa persatuan pernah menjadi kekuatan penting dalam perjuangan masyarakat Lomblen. Tantangan generasi sekarang adalah menjaga nilai tersebut agar tidak berhenti sebagai warisan simbolis.

Taan Tou harus menjadi sikap hidup: bersatu dalam perbedaan, bergotong royong menghadapi kesulitan, dan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau golongan. Sebab, Lembata tidak akan dibangun oleh satu orang atau satu kelompok saja, melainkan oleh seluruh masyarakat yang bersedia berjalan bersama demi Lewotana.

Semangat itulah yang patut dibawa dari Situs 7 Maret menuju masa depan Lembata: merawat sejarah, memperkuat persaudaraan, dan menjadikan persatuan sebagai fondasi pembangunan yang adil, bermartabat, dan berkelanjutan.

(Prokompimkablembata)

ShareTweetPin

Related Posts

Mesin Pengolahan Jagung Lembata Beroperasi, Bupati Kanis Tuaq: Mulai dari yang Kecil, Bangkit dari Keterbatasan

Mesin Pengolahan Jagung Lembata Beroperasi, Bupati Kanis Tuaq: Mulai dari yang Kecil, Bangkit dari Keterbatasan

by LidikNews
Oktober 10, 2026
0

LIDIK NEWS. COM | LEWOLEBA — Di tengah keterbatasan fiskal, Pemerintah Kabupaten Lembata mengambil langkah konkret memperkuat ketahanan pangan dan...

Bupati Lembata Pastikan Gudang Bawang Siap Jaga Stabilitas Harga

Bupati Lembata Pastikan Gudang Bawang Siap Jaga Stabilitas Harga

by LidikNews
Oktober 10, 2026
0

LIDIK NEWS. COM | LEWOLEBA — Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq meninjau depot penyimpanan bawang merah milik Pemerintah Kabupaten Lembata...

Gubernur NTT Tegaskan Potensi Rp70 Triliun di Lembata & Flotim Harus Kembali ke Masyarakat

Gubernur NTT Tegaskan Potensi Rp70 Triliun di Lembata & Flotim Harus Kembali ke Masyarakat

by LidikNews
Oktober 8, 2026
0

LIDIK NEWS. COM | LEWOLEBA — Kekayaan laut Lembata selama ini lebih banyak berhenti sebagai komoditas mentah. Tuna, tongkol, dan...

BMH NTT Salurkan Bantuan Sembako untuk Penyintas Gempa Flores di Ngada

BMH NTT Salurkan Bantuan Sembako untuk Penyintas Gempa Flores di Ngada

by LidikNews
Oktober 8, 2026
0

LIDIK NEWS. COM | NGADA, NTT — Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) menyalurkan bantuan sembako kepada...

Polemik Izin PT Lestari Energi Timur Menguat, DPRD dan Mahasiswa Soroti Sikap KADIN NTT

Polemik Izin PT Lestari Energi Timur Menguat, DPRD dan Mahasiswa Soroti Sikap KADIN NTT

by LidikNews
Oktober 7, 2026
0

LIDIK NEWS. COM | KUPANG — Polemik terkait kelengkapan perizinan PT Lestari Energi Timur terus menjadi sorotan publik. Perbedaan pernyataan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Tutung Padu di Situs 7 Maret: Dari Enam Hamente, Lembata Belajar Arti Persatuan

Tutung Padu di Situs 7 Maret: Dari Enam Hamente, Lembata Belajar Arti Persatuan

Oktober 10, 2026
Mesin Pengolahan Jagung Lembata Beroperasi, Bupati Kanis Tuaq: Mulai dari yang Kecil, Bangkit dari Keterbatasan

Mesin Pengolahan Jagung Lembata Beroperasi, Bupati Kanis Tuaq: Mulai dari yang Kecil, Bangkit dari Keterbatasan

Oktober 10, 2026
  • 134 Followers
  • 596 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Charles Arif Pelaku Penyiraman Soda Api Sudah Ditangkap Satreskrim Polres Lembata 

    Charles Arif Pelaku Penyiraman Soda Api Sudah Ditangkap Satreskrim Polres Lembata 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BRI Unit Lewoleba Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Kepada Karyawannya Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengembangan Kasus Penyiraman Air Keras, Ternyata Pelaku Juga Cabuli Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bernadus Ola, Pelaku Pembunuhan Berencana Berhasil Ditangkap Oleh Tim Polres Lembata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh Beredar Di Medsos Gunung Ile Lewotolok Buka Kawah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

CATEGORY

  • Berita Utama
  • Dunia
  • Ekbis
  • Fashion
  • food
  • Gaya Hidup
  • Health
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Iptek
  • Nasional
  • Opini
  • Polkam
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Copyright @ 2020 lidik-news.com All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Polkam
  • Dunia
  • Ekbis
  • Iptek
  • Nasional
  • Hiburan
  • Sports
  • Fashion
  • Gaya Hidup
  • Travel
  • Hukrim
  • Health
  • Food

Copyright @ 2020 lidik-news.com All right reserved