LIDIK NEWS. COM | Flores Timur, NTT — Gempa tektonik magnitudo 4,7 yang mengguncang Flores Timur pada Rabu malam (8/4/2026) meninggalkan kerusakan signifikan: 215 rumah dan delapan fasilitas umum, termasuk sekolah dan rumah ibadah, dilaporkan rusak. Data sementara mencatat lima warga luka berat, 10 luka ringan, dan sekitar 1.100 jiwa mengungsi.

Menanggapi keadaan darurat tersebut, Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) BMH segera mengerahkan bantuan. Relawan BMH sudah aktif di Adonara sejak 9 April 2026 dan bergerak ke lokasi terdampak di Kecamatan Adonara Timur untuk membantu evakuasi serta kebutuhan dasar penyintas.
“Relawan BMH telah aktif di Adonara pada 9 April 2026. Mereka bergerak ke lokasi terdampak yang ada di Kecamatan Adonara Timur,” kata Kepala BMH Perwakilan NTT, Hairuddin (11/4/2026)
Selain membantu evakuasi tim BMH juga menyalurkan bantuan berupa penyediaan tarpal untuk pendirian tenda darurat untuk para penyintas.
“Alhamdulillah, bantuan berupa 20 tarpal untuk pendirian posko darurat penyintas gempa di Adonara Timur telah tersalurkan berkat dukungan materil dari para donatur,” ungka Arsyad, Relawan BMH
Hairuddin menegaskan peran penting zakat, infak, dan sedekah dalam mempercepat respons bencana. “Inilah kebaikan zakat, infak dan sedekah, kita bisa bergerak cepat membantu saudara kita yang membutuhkan,” ujar Hairuddin.
BMH terus memantau situasi dan menyiapkan dukungan lanjutan sesuai kebutuhan penyintas gempa di Flores Timur.***(tim/red)



















