
LIDIK NEWS.COM | Lewoleba, 10 Maret 2026 – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) meresmikan Kantor Terminal Point PELNI Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur pada Selasa (10/3). Peresmian ini menandai komitmen PELNI dalam memperkuat konektivitas transportasi laut bagi masyarakat kepulauan.

Kantor Terminal Point Lewoleba ini diresmikan secara langsung oleh Direktur SDM dan Umum PELNI Heri Purnomo, yang didampingi oleh Vice President Umum PELNI Yustinus Donny Pratomo dan Kepala Cabang PELNI Larantuka Yulianto. Adapun kegiatan peresmian ini dihadiri oleh Bupati Lewoleba P. Kanisius Tuaq, PJ Bupati Lewoleba Periode 2022/2023 Drs. Marsianus Jawa, Kepala Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Lembata Yance Andrianus Talan dan sejumlah kepala instansi setempat.
Direktur SDM dan Umum PELNI menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kantor Terminat Point PELNI di Lewoleba.
“Pembangunan kantor ini merupakan bagian dari proses panjang sinergi antara PELNI dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata. Dukungan berupa penyediaan lahan seluas kurang lebih 754 meter persegi dari Pemerintah Daerah Lembata pada tahun 2023, menjadi bukti perhatian pemerintah daerah terhadap pentingnya penguatan konektivitas transportasi laut bagi masyarakat kepulauan seperti Lembata,” ujar Heri.
Heri turut menambahkan bahwa kantor terminal point ini menjadi simbol komitmen PELNI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur dan kawasan timur Indonesia secara umum.
“Kami berharap kantor ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengakses layanan transportasi laut, mendukung distribusi logistik, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui konektivitas antar pulau yang lebih baik,” tambah Heri.
Kepala Cabang PELNI Larantuka Yulianto juga menyampaikan bahwa dengan diresmikannya Kantor Terminal Point Lewoleba ini, Cabang Larantuka semakin optimis dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata dan masyarakat sekitar.
“Kantor Terminal Point Lewoleba yang berada di bawah naungan Cabang Larantuka ini akan semakin memudahkan koordinasi operasional dan pelayanan langsung kepada masyarakat setempat. Kami siap memberikan layanan yang lebih cepat, aman dan responsif,” tegas Yulianto.
PELNI sebagai BUMN Pelayaran Nasional berkomitmen untuk terus menjaga dan memperkuat konektivitas antar pulau di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di daerah-daerah kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut sebagai tulang punggung mobilitas dan ekonomi masyarakat.
Tentang PELNI
PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan.
Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 18 kapal rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak.
Di kesempatan baik itu, Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq, SP., memberikan apresiasi mendalam kepada PT Pelni yang selama ini telah mendukung pemerintah dan membangun mode pelayanan pelayaran terbaik kepada masyarakat Kabupaten Lembata, NTT.
Selain itu, Bupati Lembata menambahkan bahwa pemerintah daerah telah melakukan kerjasama yang baik dan membantu menggerakkan sektor ekonomi lokal bagi hasil olahan pangan lokal seperti jagung titi Baleo yang telah terjual diatas kapal plat merah milik PT Pelni.
Ia, berharap agar lintas komunikasi dan kerja kolaboratif akan terus berjalan, semoga Kantor Terminal Point di Lembata secepatnya menjadi Kantor Cabang. ***




















