Lidik
Selasa, Mei 5, 2026
  • Login
  • Baranda
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Nasional
  • Opini
  • Dunia
  • Iptek
  • Hiburan
    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Bill Gates’ iconic donkey game arrives on iPhone, Apple Watch

    Hail a Ride Hands-Free: Apple Opens Siri to Outside Developers

    Mount Rinjani to be closed following the Lombok earthquake

    Bantar Gebang residents ask for increase in ‘smelly money’

    Baking industry growth set to rise on more stable economy

  • Gaya Hidup
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel
    Peserta Karnaval Budaya Membludak Sambut Festival Lamaholot Rally Wisata Bahari Pesona 4 Teluk

    Peserta Karnaval Budaya Membludak Sambut Festival Lamaholot Rally Wisata Bahari Pesona 4 Teluk

    Muda – Mudi Kota Reinha Larantuka Banjiri Katarlatte Cafe Usai Launching

    Muda – Mudi Kota Reinha Larantuka Banjiri Katarlatte Cafe Usai Launching

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Unilever to continue producing teabags after Sariwangi bankrupt

    Palembang to inaugurate quake-proof bridge next month

    Agrarian Ministry distributes 6.2m land certificates

    Government targets 16.6% tax revenue growth in 2019

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    Seven workouts scientifically proven to burn the most calories

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
  • Baranda
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Nasional
  • Opini
  • Dunia
  • Iptek
  • Hiburan
    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Bill Gates’ iconic donkey game arrives on iPhone, Apple Watch

    Hail a Ride Hands-Free: Apple Opens Siri to Outside Developers

    Mount Rinjani to be closed following the Lombok earthquake

    Bantar Gebang residents ask for increase in ‘smelly money’

    Baking industry growth set to rise on more stable economy

  • Gaya Hidup
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel
    Peserta Karnaval Budaya Membludak Sambut Festival Lamaholot Rally Wisata Bahari Pesona 4 Teluk

    Peserta Karnaval Budaya Membludak Sambut Festival Lamaholot Rally Wisata Bahari Pesona 4 Teluk

    Muda – Mudi Kota Reinha Larantuka Banjiri Katarlatte Cafe Usai Launching

    Muda – Mudi Kota Reinha Larantuka Banjiri Katarlatte Cafe Usai Launching

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    Launching Cafe Katarlatte Pohon Sirih Larantuka, Anak Muda Pohon Sirih Sajikan Menu Bertajuk Alam

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Unilever to continue producing teabags after Sariwangi bankrupt

    Palembang to inaugurate quake-proof bridge next month

    Agrarian Ministry distributes 6.2m land certificates

    Government targets 16.6% tax revenue growth in 2019

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    Seven workouts scientifically proven to burn the most calories

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
Lidik
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Lestarikan Adat Istiadat, Modal NTT Maju dan Berkarakter

LidikNews by LidikNews
Oktober 28, 2024
in Berita Utama
0
Lestarikan Adat Istiadat, Modal NTT Maju dan Berkarakter
0
SHARES
46
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LIDIK NEWS. COM | ALOR – Adat istiadat adalah salah satu bentuk keberagaman budaya yang harus dilestarikan. Di tengah tantangan modernisasi dan arus globalisasi, identitas kearifan lokal adalah fondasi untuk menciptakan kemajuan suatu bangsa yang berkarakter.

Dalam aktivitas politiknya, Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut satu Yohanis Fransiskus Lema atau yang lebih dikenal sebagai Ansy Lema menyempatkan diri mengunjungi Kampung Adat Takpala yang terletak di Desa Lembur Barat, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor, pada Sabtu (26/10/24).

Alasan pasangan Jane Natalia Suryanto ini mengunjungi kampung adat yang jaraknya tak terlalu jauh dari pusat Kota Kalabahi ini mendasar. Dirinya memegang teguh kepedulian pada adat istiadat dan budaya.

“Kita harus peduli pada adat istiadat dan budaya. Kita tidak boleh lupa. Budaya adalah identitas, jati diri orang NTT. Kemajuan NTT harus merupakan kemajuan yang berkarakter budaya,” ucap Ansy Lema.

Di Kampung Adat Takpala terdapat tiga suku, yaitu Suku Marang, Suku Aweni, dan Suku Kapitang. Ketiga suku ini tinggal dalam naungan Fala Foka, sebutan untuk rumah adat di kampung tersebut.

Di kampung ini, terdapat 13 rumah adat yang terbagi menjadi tiga jenis dengan tingkat kesucian yang berbeda. Yang pertama bernama Fala Foka, berjumlah 13 rumah, rumah ini adalah tempat tinggal masyarakat adat. Yang kedua adalah Kolwat yang berarti perempuan, rumah adat ini memiliki tingkat kesucian yang lebih tinggi dari rumah Fala Foka. Kolwat juga bisa dimasuki oleh semua warga kampung setempat.

Yang ketiga adalah Kanuruat, yang berarti laki-laki. Rumah Kanuruat ini memiliki tingkat kesakralan yang lebih besar dari Fala Foka dan Kolwat.

Kanuruat hanya buka satu kali setiap tahun yakni pada tanggal 20 Juli. Dibukanya Rumah Kanuruat ini menandakan musim tanam yang baru telah tiba. Rumah Kanuruat hanya bisa dimasuki oleh tokoh-tokoh adat tertentu.

Selain menyimpan kearifan lokal dan peninggalan-peninggalan bersejarah, Kampung Adat Takpala juga memiliki produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang lahir dari tangan-tangan kreatif mama-mama penenun, seperti kain tenun khas Alor, pae-pae (ikat kepala untuk laki-laki) yang terbuat dari bulu ayam jantan, dan kiti-kiti (ikat kepala perempuan) yang terbuat dari anyaman daun lontar.

Gelang, rantai hingga ikat pinggang yang berasal dari kekayaan alam sekitar seperti, batu hitam, kayu kenari, biji pisang hutan, biji gandum, kulit kea (penyu), akar bahar, gading, hingga tulang ikan hiu. Pernak pernik yang berasal dari fosil hewan seperti, tanduk kerbau, ikan buntal, kaki ayam hutan hingga tanduk rusa juga dibuat oleh mama-mama Kampung Adat Takpala.

“Pariwisata NTT harus berbasis pada budaya. Segala bentuk kerajinan tangan yang dibuat oleh mama-mama ini adalah modal budaya yang kuat dan harus kita lestarikan. Kita perlu membuat ekosistem yang baik agar pariwisata berbasis budaya di NTT berkembang,” terang Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI tersebut.

Sayangnya, di balik warisan adat istiadat dan budaya tersebut, Kampung Adat Takpala menghadapi masalah serius, yakni krisis generasi penerus. Salah seorang tokoh adat setempat, Jangkar Takpala mengungkapkan bahwa saat ini kesadaran anak muda akan keberadaan kampung adat terkikis rasa gengsi.

“Saya lihat anak muda sekarang ini, kalau berpakaian seperti ini (pakaian adat) itu mereka gengsinya minta ampun, apalagi disuruh urus Kampung Adat Takpala. Padahal, anak muda ini adalah generasi penerus kita,” tutur Jangkar.

Menurut Anggota Suku Marang ini, Kampung Adat Takpala membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Jika pemerintah tidak memberikan perhatian, maka jejak kampung ini bisa hilang. Artinya, salah satu identitas budaya NTT terancam lenyap.

Menanggapi persoalan tersebut, Ansy Lema menjelaskan bahwa keberadaan Kampung Adat Takpala yang di dalamnya terkandung local wisdom atau kearifan lokal yang diwariskkan oleh para leluhur, merupakan sebuah kebanggaan bagi masyarakat Alor. Untuk itu, sudah sepatutnya Kampung Adat ini mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah untuk terus dijaga keberadaannya.

“Kampung Adat Takpala ini adalah salah satu simbol peradaban orang Alor dan tentu menyimpan nilai-nilai luhur, ini harus kita lestarikan, harus kita jaga. Kita harus mempersiapkan generasi penerus lewat berbagai edukasi,” tegas Alumni Pascasarjana Universitas Indonesia (UI) itu.

Lebih lanjut, Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan bahwa Pulau Alor tidak hanya memiliki keindahan laut dan pegunungan. Namun, kebudayaan yang dimilikinya juga cukup kaya. Salah satunya adalah Kampung Adat Takpala.

Oleh sebab itu, ketika terpilih menjadi Gubernur NTT, pria dengan tagline “Manyala Kaka” tersebut akan memberdayakan pembangunan pariwisata di Kampung Adat ini. Dirinya juga menjelaskan bahwa pembangunan yang dilakukan harus melibatkan masyarakat adat setempat (community based eco-tourism).

Ia menyebutnya sebagai pariwisata berbasis komunitas. Pemihakan terhadap pariwisata berbasis komunitas adalah cara pria berdarah Ende-Belu ini untuk memastikan para kelompok adat tidak tersingkirkan dari proyek pembangunan pariwisata skala besar.

“Ingat bahwa kita tidak boleh melupakan adat, tidak boleh melupakan budaya. Masyarakat adat harus kita rangkul, kita lestarikan. Merekalah yang menjadi penjaga keberlangsungan alam dan lingkungan. Pariwisata kita harus mengedepankan unsur adat dan budaya, juga ekologi. Inilah yang dinamakan NTT Berkarakter,” tutupnya.***

ShareTweetPin

Related Posts

AMV Global Indonesia Cabang Lembata Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 96 Siswa SDK St. Yusuf Waipukang

AMV Global Indonesia Cabang Lembata Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 96 Siswa SDK St. Yusuf Waipukang

by LidikNews
Mei 4, 2026
0

LIDIK NEWS. COM | Lembata, NTT – Perusahaan kreatif global asal London, AMV Global, kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab...

Birokrasi Diutak-atik, Tiga Perda Lembata Fokus pada Kinerja dan Perlindungan Sosial

Birokrasi Diutak-atik, Tiga Perda Lembata Fokus pada Kinerja dan Perlindungan Sosial

by LidikNews
Mei 2, 2026
0

LIDIK NEWS. COM | LEWOLEBA, Prokompimkablembata — Pemerintah Kabupaten Lembata akhirnya menetapkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah...

May Day di Lembata: Saat Buruh Pelabuhan Memilih ‘Taan Tou’ Ketimbang Demonstrasi

May Day di Lembata: Saat Buruh Pelabuhan Memilih ‘Taan Tou’ Ketimbang Demonstrasi

by LidikNews
Mei 2, 2026
0

LIDIK NEWS. COM | ​LEWOLEBA, Prokompimkablembata — Tak ada kepulan asap ban bekas atau barisan massa yang menutup jalanan di...

Diduga Keracunan MBG, Ratusan Pelajar Dilarikan Ke RSUD Waibakul Sumba Tengah, Ada Paud Juga

Diduga Keracunan MBG, Ratusan Pelajar Dilarikan Ke RSUD Waibakul Sumba Tengah, Ada Paud Juga

by LidikNews
Mei 1, 2026
0

LIDIK NEWS. COM | SUMBA TENGAH - Terjaring Ratusan Pelajar dan Pendidkan Anak Usia Dini (PAUD) di Sumba Tengah dilarikan...

Sedimentasi dan Sampah Perparah Banjir Lewoleba, Penanganan Jangka Panjang Mendesak

Sedimentasi dan Sampah Perparah Banjir Lewoleba, Penanganan Jangka Panjang Mendesak

by LidikNews
April 30, 2026
0

LIDIK NEWS. COM | LEWOLEBA, Prokompimkablembata — Banjir yang merendam hampir separuh wilayah Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur,...

Next Post
Meiya Chatlin Witak Belum Dipastikan Sembuh dan Bisa Dirujuk Ke Jakarta 

Meiya Chatlin Witak Belum Dipastikan Sembuh dan Bisa Dirujuk Ke Jakarta 

Hari Listrik Nasional Ke-79, Dirut PLN Tegaskan Komitmen sebagai Fondasi Pembangunan Nasional

Hari Listrik Nasional Ke-79, Dirut PLN Tegaskan Komitmen sebagai Fondasi Pembangunan Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

AMV Global Indonesia Cabang Lembata Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 96 Siswa SDK St. Yusuf Waipukang

AMV Global Indonesia Cabang Lembata Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 96 Siswa SDK St. Yusuf Waipukang

Mei 4, 2026
Birokrasi Diutak-atik, Tiga Perda Lembata Fokus pada Kinerja dan Perlindungan Sosial

Birokrasi Diutak-atik, Tiga Perda Lembata Fokus pada Kinerja dan Perlindungan Sosial

Mei 2, 2026
  • 137 Followers
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Charles Arif Pelaku Penyiraman Soda Api Sudah Ditangkap Satreskrim Polres Lembata 

    Charles Arif Pelaku Penyiraman Soda Api Sudah Ditangkap Satreskrim Polres Lembata 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengembangan Kasus Penyiraman Air Keras, Ternyata Pelaku Juga Cabuli Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala BRI Unit Lewoleba Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Kepada Karyawannya Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bernadus Ola, Pelaku Pembunuhan Berencana Berhasil Ditangkap Oleh Tim Polres Lembata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh Beredar Di Medsos Gunung Ile Lewotolok Buka Kawah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

CATEGORY

  • Berita Utama
  • Dunia
  • Ekbis
  • Fashion
  • food
  • Gaya Hidup
  • Health
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Iptek
  • Nasional
  • Opini
  • Polkam
  • Sports
  • Travel
  • Uncategorized
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Copyright @ 2020 lidik-news.com All right reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Polkam
  • Dunia
  • Ekbis
  • Iptek
  • Nasional
  • Hiburan
  • Sports
  • Fashion
  • Gaya Hidup
  • Travel
  • Hukrim
  • Health
  • Food

Copyright @ 2020 lidik-news.com All right reserved