
LIDIK NEWS. COM | LARANTUKA – Kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi NTT melakukan kunjungan di Masjid Agung Syuhada Larantuka, NTT. Senin (19/8/2024)

Kunjungan dari Kanwil Kemenag Provinsi NTT ke Masjid Agung Syuhada Larantuka dalam rangka melihat secara langsung kondisi Masjid Agung sebagai salah satu nominasi penilaian Anugerah Masjid Percontohan tingkat Kanwil Kemenag Provinsi NTT.

Hal yang akan dinilai adalah bagaimana dampak Masjid ini dalam pelayanan kemasjidan terhadap umat disekitar dan dapat jadi masjid percontohan masjid yang berada disekitarnya.
Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur, Yosef Aloysius Babaputra mengatakan, semoga Masjid Agung Syuhada Larantuka masuk dalam nominasi ini.

Menurutnya, kata Aloysius, NTT mendapatkan 10 Masjid Percontohan dan Masjid Ramah Lansia.
Aloysius menambah, BPM merupakan sebuah organisasi Masjid harus berpatokan pada kriteria pengelolaan, pemanfaatan dan pemeliharaannya.

Dengan demikian organisasi BPM yang ada di setiap Masjid dapat menjadi contoh bagi Masjid lain yang ada di bawahnya karena, untuk di Kabupaten Masjid Agung akan menjadi barometer.
Lanjut Kakan Kemenag Flores Timur, sejauh ini belum ada Masjid Rama Lanjut Usia (Lansia) dan ini baru di mulai rujukannya dari Masjid Agung Syuhada Larantuka.

“Mudah-mudahan dalam lomba ini Masjid Agung Syuhada Larantuka mendapatkan nominasi sehinga program Masjid Rama Lansia bisa di gapai dengan pelayanan yang baik, ” harap Aloysius.
Pantauan media ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur menyerahkan SK Masjid Percontohan yang diterima oleh Abu Yajid Damanhuri Ketua BKM Masjid Agung Syuhada Larantuka disaksikan oleh Bakir Doni Pulo selaku Kabid Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Flores Timur.
Dalam harapnya itu, Selain fasilitas yang ada dalam Masjid, ia juga meminta agar pelayanan bagi para Lansia atau Disabilitas bisa terwujud dengan baik. ***(dato)




















